Tema "Klasik" Wisuda FE : Agar Tak Lupa Masa Lalu yang Harus Dibudayakan



GemercikNews-Tasikmalaya (21/07) Univerisitas Siliwangi kembali menyelenggarakan prosesi wisuda gelombang ke tiga. Sebanyak 693 wisudawan dan wisudawati memenuhi Gedung Mandala. Setelah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) yang menempati jumlah wisudawan terbanyak yakni sebanyak 389 orang, Fakultas Eknonomi (FE) di urutan ke dua dengan jumlah wisudawan sebanyak 141 orang.


Untuk periode kali ini, FE mengusung tema "Klasik" dalam prosesi penjajapan atau pengantaran para wisudawannya. Tujuh buah motor vespa yang turut serta dalam arak-arakan pangjajap menjadi simbol tema "Klasik" tersebut. Ketika ditanyakan mengenai alasan pengambilan tema ini, Desta M. Fadilah selaku Koordinator Lapangan dari BEM FE dalam prosesi penjajapan ini mengungkapkan "Soalnya dengan hiruk pikuk modern ini kita juga tidak lupa dengan masa lalu yang memang harus dibudayakan. Tidak akan ada masa sekarang jika tidak ada masa lalu. Klasik itu kan identik dengan nuansa oldschool, jadi kita pengen para wisudawan juga mengingat masa lalu mereka, dimana pas waktu mereka kecil di tahun 90-an mereka punya cita-cita masing-masing, terus hari ini jadi momen mereka untuk mengenang bahwa mereka telah maju satu langkah lebih dekat dengan cita-cita mereka."


Desta juga menyebutkan jika terdapat kendala kecil dalam prosesi penjajapan wisuda periode ini yang disebabkan oleh kurangnya partisipasi mahasiswa angkatan 2017 untuk memeriahkan pangjajap wisuda. Namun iapun memaklumi kendala ini karena hari ini masih merupakan hari libur, sehingga kebanyakan dari mahasiswa sedang berada di kampung halamannya. Untuk menyiasati kendala tersebut, dari pihak panitia mengerahkan anggota dari ormawa beserta kader-kadernya. Termasuk penyewaan komunitas vespa dari luar kampus menjadi bagian dari solusi kendala tersebut.


"Kita sewa komunitas vespa untuk menunjukkan klasiknya itu, walaupun cuma sedikit. Kalau mahasiswa belum banyak yang pakai vesva jadi kita sewa dari luar. Kebetulan saya juga punya  teman yang mempunyai vespa, jadi kita pinjam dulu vespanya." Jelas Desta.


Terlepas dari kendala tersebut, Desta mengungkapkan kebanggaannya terhadap prestasi yang kembali diraih oleh wisudawan  FE. Disebut dari jurusan Manajemen dinyatakan sebagai lulusan tercepat yakni dengan waktu 3 tahun 7 bulan. Desta menuturkan harapan agar para wisudawan segara mendapat pekerjaan serta dapat membawa nama Unsil dan FE khususnya.


Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang selalu mengadakan prom night, untuk wisuda kali ini akan ditutup dengan pelepasan langsung dari Dekan, Ketua BEM serta Demisioner.


Lailatul Badriah

Tema "Klasik" Wisuda FE : Agar Tak Lupa Masa Lalu yang Harus Dibudayakan Tema "Klasik" Wisuda FE : Agar Tak Lupa Masa Lalu yang Harus Dibudayakan Reviewed by LPM Gemercik on Sunday, July 22, 2018 Rating: 5

Fashion

Close