Gelar Wisuda Universitas Siliwangi, Pascasarjana Tanpa 'Pangjajap' mengapa?


Gemercik News (21/07) Program Magister Universitas Siliwangi luluskan mahasiswanya sebanyak 21 orang yang berasal dari jurusan manejemen 17 orang, agribisnis 2 orang dan PKLH 2 orang. Wisuda pascasarjana bulan Juli tanpa adat pangjajajap seperti program strata I dan diploma III yang ada di Universitas Siliwangi.


Yang kita ketahui, Universitas Siliwangi terkenal dengan tradisi pangjajap wisuda pada setiap gelar wisuda akbar di setiap gelombangnya. Seperti yang dilakukan fakultas lain yang menggelar acara pangjajap untuk menyambut dan memeriahkan kelulusan para wisudawan yang biasa dikelola oleh BEM fakultas masing-masing.


Dr. Yusuf Abdullah, S.E. , M.M selaku ketua prodi magister manajemen Universitas Siliwangi mengaku untuk segala bentuk event atau kegiatan seperti itu lebih banyak diurus oleh mereka sendiri. “...Karena mereka sudah mandiri, ketika ada event apapun misalnya kegiatan seminar yang mengurus mereka sendiri” tuturnya.


Yusuf juga mengungkapkan bahwa bentuk acara wisuda pascasarjana yang tidak begitu meriah karena mereka melakukan kegiatan yang lebih bermanfaat berupa santunan kepada yatim piatu, masjid dan sebagainya sehingga menjadi kultur akademiknya sendiri.


“Mungkin karena S1 intens waktunya lebih banyak, kemudian mereka punya pengelola (BEM) maka terakomodir. Kalau kita, magister memang diluar kita bekerja, kemudian belajar, mengurus keluarga terkadang berkumpul saja itu sangat sulit,”  jelas Mardalena, salah satu wisudawati terbaik di program pascasarjana.


“Tapi kalau kedepannya itu diadakan pangjajap mungkin itu sebuah inovasi dari magister. Karena ini salah satu cara kita menggunakan budaya kita sendiri.” Tambahnya.

Ran

Gelar Wisuda Universitas Siliwangi, Pascasarjana Tanpa 'Pangjajap' mengapa? Gelar Wisuda Universitas Siliwangi, Pascasarjana Tanpa 'Pangjajap' mengapa? Reviewed by LPM Gemercik on Sunday, July 22, 2018 Rating: 5

Fashion

Close