Isu Terduga Teroris Adalah Staff Unsil, Pihak Lembaga Beri Klarifikasi


Gemercik News, Tasikmalaya (19/05) Setelah penangkapan terduga teroris berinisial B di Taman Dadaha pada Jumat pagi (18/05), sosial media dihebohkan dengan broadcast yang berisi perihal penggeledahan rumah terduga teroris yang dikirim oleh Kasat IK Res Tasikmalaya Kota.


Isi dari broadcast  tersebut yaitu laporan kegiatan penggeledahan yang dilakukan oleh Tim Densus 88 dan Polres serta didampingi oleh  RT dan RW setempat, identitas terduga serta daftar barang sitaan yang ditemukan di rumahnya saat penggeledahan. Tersebarnya broadcast tersebut berhasil membuat resah warganet, khususnya para sivitas akademika pengguna sosial media yang ada di lingkungan Universitas Silwangi. Pasalnya, dalam bagian identitas terduga dituliskan bahwa terduga berinisial B merupakan salah satu staff TU di Universitas Siliwangi.


Saat ditemui di kediamannya Sabtu pagi (19/05), Budi Kusdaryanto selaku kepala RT 01 Perum Mitra Batik Kawalu, Tasikmalaya, menyebutkan bahwa terduga berinisial B memang pernah menjadi staff TU di Universitas Siliwangi saat Universitas Siliwangi belum menjadi Universitas negeri. Setelah Universitas Siliwangi berstatus sebagai Universitas Negeri, terduga berinisial B pindah ke salah satu Universitas swasta yang ada di  kota Tasikmalaya.


“Yang pertama didatangi itu rumahnya Pak B yang notabenenya, katanya dulu pernah menjadi staff TU di Unsil, tapi sekarang sudah tidak berhubungan dengan Unsil, karena Unsil sudah dilakukan penegerian, kemudian pindah ke Universitas swasta yang ada di kota Tasikmalaya,” ujar Budi.


Salah satu anggota satpam, Ari Susanto, yang merupakan rekan kerja terduga berinisial B juga menyatakan bahwa memang benar terduga berinisial B merupakan staff TU Universitas Siliwangi ketika statusnya masih sebagai Universitas swasta, “jadi begini, beliau itu dulu memang staff di Unsil, bagian BAK kalau tidak salah. Nah setelah diresmikan menjadi Universitas negeri, semua staff diberi pilihan, mau tetap bekerja di Unsil yang sudah negeri atau tidak. Kebetulan saya memilih bekerja di Unsil yang sudah negeri, beliau pindah ke salah satu universitas swasta yang ada di kota Tasikmalaya, kalau tidak salah beliau bekerja di bagian staff bangunan dan teknik,” papar Ari saat ditemui Sabtu siang (19/05).


Terkait idetnitas terduga teroris yang merupakan sttaff TU Unsil diketahui hanya isapan jempol belaka. Budi menyatakan bahwa pegawai Universitas Siliwangi yang bertempat tinggal di sana telah mencoba mengklarifikasi pada wartawan. Selain itu, pihak lembaga juga telah memberi klarifikasi melalui surat edaran siaran pers yang menyatakan bahwa isi broadcast tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan karena pihak Universitas Siliwangi tidak menerima konfirmasi kebenaran data dari pihak mana pun. Dalam surat edaran tersebut juga dijelaskan bahwa tidak ada nama yang bersangkutan dalam data kepegawaian Universitas Siliwangi.
(Dwrsdn, Vanka)

Isu Terduga Teroris Adalah Staff Unsil, Pihak Lembaga Beri Klarifikasi Isu Terduga Teroris Adalah Staff Unsil, Pihak Lembaga Beri Klarifikasi Reviewed by LPM Gemercik on Sunday, May 20, 2018 Rating: 5

Fashion

Close