Mengantar Wisudawan dengan Kaulinan Sunda



Gemercik News - Pangjajap wisuda April ini (07/04/2018) mengusung tema ‘Sacangkeh Pageh Sabeungkeut Nangtung Ajeg’, yang berarti bahwa menjadi seorang Sarjana Pendidikan tetaplah untuk selalu mengingat kemanakah tujuan awal memasuki Fakultas Keguruan dan llmu Pendidikan, dan harus menjadi pondasi yang kokoh untuk mengabdi pada negeri melalui pendidikan. Ketika lulus, diharapkan pada para lulusan tak pernah lupa dengan almamater, “Karena yang membuat baik dan dikenalnya kampus oleh banyak orang itu bukan hanya mahasiswa dan dosen saja, namun juga para alumni,” Rizka Aulia Somantri selaku ketua pelaksana menjelaskan.


Berbeda dengan pangjajap-pangjajap terdahulu yang dilakukan di FKIP, dimana biasanya yang ditampilkan hanyalah sekedar pesta rakyat saja layaknya melaksanakan acara 17 Agustus dan memperlihatkan bakat-bakat yang ada di jurusan masing-masing. Dalam tiga periode kewisudaan ini pasti akan ada hal-hal yang berbeda.


Kegiatan yang dilaksanakan kali ini diantaranya menjajapi para wisudawan, kemudian diisi dengan presentasi-presentasi dari 10 jurusan yang ada di FKIP mengenai Kaulinan Sunda yang beragam-ragam. Dalam presentasi ini, menjadi satu fokus sembari menunggu untuk para wisudawan kembali, satu kegiatan ini pun dijadikan sebagai kesempatan untuk memperkenalkan ada permainan apa saja kah di tanah Sunda, mengingat kini yang berada di tanah Universitas Siliwangi ini tidak hanya yang berasal dari Jawa Barat saja, namun banyak pula mahasiswa dari luar Jawa. 


“Kami memilih Kaulinan Sunda karena rata-rata dari anak umur 5 tahun sudah dikenalkan dengan gadget, dan nunduk terus memandang ponsel,” ucap Rizka kemudian menambahkan, “Permainan dulu itu tak kalah asik dengan permainan masa kini, terutama mobile legend. Di acara ini pun para hadirin dapat mengetahui makna-makna filosofis yang ada di dalam permainan yang disajikan oleh 10 jurusan itu.”


Mengutip dari presentasi kaulinan sunda jurusan Pendidikan Sejarah, bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang senantiasa menghargai pendahulu, dan budaya-budaya yang ada didalamnya. Perwakilan dari jurusan Pendidikan Ekonomi pun memberi pesan agar para generasi muda jangan pernah melupakan permainan-permainan tradisional.


Acara pangjajap ini, mengantarkan 110 wisudawan dari 10 jurusan, 27 Mahasiswa dari Pendidikan Masyarakat, 11 Mahasiswa dari Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 30 Mahasiswa dari Pendidikan Bahasa Inggris, 15 Mahasiswa dari Pendidikan Matematika, 20 Mahasiswa dari Pendidikan Biologi, 2 Mahasiswa dari Pendidikan Ekonomi, dan 5 Mahasiswa dari Pendidikan Geografi.  BEM menjadi penyalur dari acara fakultas ini dan meminta bantuan pada himpunan untuk mengiringi wisudawan yang ada di jurusannya masing-masing, penjemputan, pelemparan toga, bahkan memberikan kenang-kenangan pada tiap jurusan seperti banner ucapan selamat. Wisudawan pun dapat berfoto dengan adik-adik tingkatnya. Dari pihak BEM pun dengan senang hati menerima saran dan kritik yang membangun dari para mahasiswa Keguruan dan Ilmu Pendidikan. (vanka)

Mengantar Wisudawan dengan Kaulinan Sunda Mengantar Wisudawan dengan Kaulinan Sunda
Reviewed by LPM Gemercik on Saturday, April 07, 2018 Rating: 5

Fashion

Close