Akreditasi Masih C, Djarum Foundation Putuskan Kerja Sama dengan Unsil




GemercikNews – Tasikmalaya (11/04), Beasiswa Djarum merupakan salah satu program beasiswa yang diberikan Djarum Foundation dalam rangka menunjang pendidikan di Indonesia. Beasiswa ini hanya ditujukan bagi mahasiswa yang sedang menempuh semester 4 di Perguruan Tinggi yang menjadi mitra kerja Djarum Foundation. 

Namun, berdasarkan surat Nomor 11/PR/DBP/2018 yang dibuat oleh Djarum Foundation pada 2 April menginformasikan mengenai penutupan kerja sama program Djarum Beasiswa Plus di Universitas Siliwangi.
Pemutusan kerja sama ini diakibatkan karena telah ditetapkannya syarat untuk Perguruan Tinggi penerima Djarum Beasiswa Plus harus memiliki akreditas A dan B BAN-PT. Namun sampai saat ini, Akreditasi Universitas Siliwangi masih C sehingga tidak memenuhi kriteria Perguruan Tinggi penerima Djarum Beasiswa Plus. 


Yayan Sutiana mahasiswa Agribisnis 2014 salah satu mahasiswa penerima Djarum Beasiswa Plus membenarkan informasi tersebut.  “Dicabutnya hak penerimaan Djarum Beasiswa Plus untuk tahun 2019 ini, pertama alasan kuatnya yaitu akreditasi kampus. Setahu saya tahun lalu juga C, namun melihat kenyataan saat ini Djarum Foundation meningkatkan standarnya,” paparnya. Ternyata bukan hanya Universitas Siliwangi yang diputuskan kerja samanya oleh Djarum Foundation, namun 2 Perguruan Tinggi yang lain, yaitu Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati Cirebon) dan Universitas Komputer Indonesia (Unikom) juga tidak menerima lagi Djarum Beasiswa Plus.


Sebagai salah satu anggota Beswan Unsil 32, Yayan merasa sangat diuntungkan dengan adanya beasiswa yang diberikan Djarum Foundation. “Secara pribadi jelas menguntungkan penerimanya. Selain diberi tunjangan berupa material atau uang tiap bulannya selama satu tahun, penerima juga menerima beberapa pelatihan soft skill yang tidak didapatkan di kampus,” katanya. Tidak hanya menguntungkan penerima saja, namun Perguruan Tinggi yang bersangkutan menjadi lebih dikenal oleh masyarkat. “Dan untuk lembaga kampus sendiri, menjadi salah satu ajang eksistensi kampus senusantara,” tambahnya.


Yayan juga menuturkan kecewa dengan keputusan tersebut karena manfaat-manfaat dari adanya Djarum Beasiswa Plus tidak bisa dirasakan oleh Mahasiswa Unsil angkatan 2016. Menurut penuturannya, sudah ada beberapa mahasiswa yang menghubunginya untuk menanyakan perihal seleksi sampai sudah menyiapkan berkas persyaratan. “Secara pribadi menyayangkan dan kecewa juga, beberapa tahun ke belakang kampus kita memperjuangkan akreditasinya dan kenapa juga sampai saat ini belum ada hasil. Ini menjadi pukulan keras bagi lembaga sendiri. Kekecewaan ini berada pada harapan calon penerima beswan tahun 34,” ungkapnya.


Jika Universitas  Siliwangi meningkatkan akreditasinya, kemungkinan akan terjadi lagi kerjasama dengan pihak Djarum Foundation. “Kemungkinan bisa saja terjadi jika kampus kita sudah terbenahi akreditasinya,” tambahnya lagi. Mengakhiri wawancara, Yayan menyampaikan harapannya, yaitu peningkatan akreditasi Universitas Siliwangi dan pembenahan pada fasilitas-fasilitas yang menunjang akreditasi semoga tercapai secepatnya. (FajKus)
Akreditasi Masih C, Djarum Foundation Putuskan Kerja Sama dengan Unsil Akreditasi Masih C, Djarum Foundation Putuskan Kerja Sama dengan Unsil Reviewed by LPM Gemercik on Wednesday, April 11, 2018 Rating: 5

Fashion

Close