TOLAK REVISI UU MD3-MAHASISWA DATANGI GEDUNG DPRD



Gemercik News-Tasikmalaya (13/03) Mahasiswa Universitas Siliwangi melakukan aksi menolak Revisi Undang-undang MD3 di depan Gedung DPRD Kota Tasikmalaya. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 07.00 WIB dan dikoordinasi oleh Presiden Mahasiswa, BEM Universitas Siliwangi beserta jajarannya. Aksi ini diawali dengan orasi sambil mengitari kampus Universitas Siliwangi dengan tujuan menambah massa aksi tersebut.

Pukul 09.20 dilanjut perjalanan menuju Gedung DPRD Kota Tasikmalaya dengan menggunakan bus yang disediakan oleh lembaga Universitas Siliwangi dan puluhan sepeda motor dengan pengawalan dari pihak Polres Kota Tasikmalaya. 


(Sumber foto: Gemercik Media)

“Intinya kami dari jajaran kepolisian siap mengamankan kegiatan aksi yang disampaikan ke Dewan, intinya kami berpesan penyampaian aspirasi itu harus berjalan dengan baik. Kami akan siap mendampingi. Sekitar 100 orang anggota kepolisian dikerahkan dari Polsek dan Polres”, tutur Yudi dari anggota kepolisian Kota Tasikmalaya.

Tiba di depan Gedung DPRD Kota Tasikmalaya langsung disambut oleh pihak DPRD Kota Tasikmalaya. Para mahasiswa melanjutkan orasi. Sejumlah mahasiswa juga nampak memanjat pagar sambil berorasi, adapula yang membawa spanduk serta aksi teatrikal yang dilakukan beberapa mahasiswa.

Aksi penolakan terhadap Undang-Undang MD3 ini berjalan dengan tertib meski menimbulkan kemacetan yang cukup panjang. Namun hal itu bisa ditertibkan oleh pihak kepolisian yang hadir sambil menjaga keamanan aksi tersebut.

Dikatakan koordinator lapangan, Bangkit Semesta Juang Wahab, aksi ini dilakukan untuk penolakan Undang-Undang MD3 yang dinilai pemerintah dan DPR anti kritik. Tujuan aksi tersebut yaitu, penolakan terhadap Revisi UU MD3 karena akan terjadi penyalahgunaan wewenang, menolak UU MD3 yang sangat kontradiktif dengan demokrasi serta UU Nomor 9 Tahun 1998, menolak UU MD3 mengenai penambahan kuota wakil ketua MPR, DPR, dan DPD serta mendesak DPRD dan semua fraksi yang ada di Tasikmalaya untuk menolak Revisi UU MD3. 

Aksi ini direspon dengan baik oleh pihak DPRD dengan adanya penandatanganan klausul yang menjadi fakta integritas sebagai bukti bahwa DPRD Kota Tasikmalaya menerima kedatangan para mahasiswa dalam aksi tersebut dan ditandatangani langsung oleh Agus Wahyudin selaku ketua DPRD Kota Tasikmalaya.

Dengan adanya aksi ini, diharapkan DPRD Kota Tasikmalaya menolak adanya Revisi UU MD3 yang dinilai akan terjadi kriminalisasi terhadap rakyat yang melakukan kritik terhadap kebijakan yang tidak memihak kepada masyarakat.

“Teman-teman tetap pada tupoksi masing-masing, tidak usah semuanya aktivis, demo, turun kejalan, akan tetapi kalau mahasiswa tidak menyuarakan kebaikan-kebaikan itu siapa lagi, masa kita harus memasrahkan kepada orang-orang yang tidak memiliki keahliannya tersendiri, biarkanlah mahasiswa yang menyelesaikan masalah itu, cepatlah tersadar bahwa realita hari ini membutuhkan kawan-kawan dan kawan-kawan sangat dibutuhkan dan dirindukan oleh masyarakat untuk melakukan perubahan”, tutur Prisiden Mahasiswa Universitas Siliwangi, Hilma Fanniar Rohman.

(IlhamNazar, Aji Musa) 



TOLAK REVISI UU MD3-MAHASISWA DATANGI GEDUNG DPRD TOLAK REVISI UU MD3-MAHASISWA DATANGI GEDUNG DPRD Reviewed by LPM Gemercik on Wednesday, March 14, 2018 Rating: 5

Fashion

Close