Ramadhan dan Produktivitas


Produktivitas adalah kemampuan untuk memproduksi atau menghasilkan sesuatu. Produktivitas dapat berupa macam-macam, dapat berupa karya, atau barang-barang ekonomi lainnya. Produktivitas itu sangat berguna. Untuk kamu yang tidak tahu mengapa Indonesia dari sejak kamu TK sampai kuliah tetap saja jadi negara berkembang? Salah satunya adalah karena produktivitas.

Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah dan sangat ditunggu oleh umat Islam. Kita dituntut untuk tidak makan tidak minum dari matahari yang belum muncul sampai matahari tenggelam lagi. Ett, bukan hanya itu. Kita juga dituntut untuk menahan hawa nafsu, tidak marah, tidak bohong, tidak mesum, tidak ngegosip, tidak membuat orang kesal dan pokoknya ini bulan dimana kita benar-benar harus introspeksi diri untuk lebih baik lagi kedepannya.

Terus, apa hubungannya Ramadhan dengan produktivitas?

Berhubungan karena seringkali seorang anak manusia menjadi malas-malasan disaat bulan Ramadhan. Entah karena memang sudah tabi’atnya begitu atau karena ia bersugesti jika tak makan tak minum ia tak akan memiliki energi. Eit....! Hati-hati! Ada pula anak manusia sejak habis sahur tidur terus sampai mau magrib lagi (ini ajaib!). Pokoknya, walaupun tak terus menerus tidur, saat bulan puasa banyak sekali anak manusia yang malas gerak (mager). Kerjaannya hanya menonton tv, bermain handphone dan tidur. Berlandaskan dalih yang katanya “Tidur di Bulan Puasa itu berpahala.” Bagaimana pun juga, tidur karena malas-malasan itu hati-hati loh... bisa jadi bencana di masa depan!


Bulan Ramadhan ini momentum yang tak boleh di sia-siakan. Kita dapat meminta ampun, juga berlomba-lomba untuk berbuat kebaikan. Kapan lagi kita dapat meningkatkan keimanan dengan ganjaran pahala berkali lipat? Jangan sampai, bulan Romadhan ini menjadi bulan puasa terakhir yang kita hadapi, dan kita menyesal nantinya karena tidak memanfaatkan bulan ini sebaik mungkin. Cuma 30 hari, terhitung sebentar dari 365 hari dalam setahun.


“Maka apabila engkau telah selesai (dari suatu urusan) tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain.” (Q.S. Al-Insyirah (94) : 7)


Dijelaskan pula dalam Al-Qur’an kita harus bekerja keras. Jangan sampai bulan Romadhan ini meruntuhkan produktivitas kita. Jangan malas-malasan, kawan! Kita juga harus mengingat jangan hanya berusaha baik di bulan Ramadhan saja. Kita tak mau kan, istilahnya jika masuk surga hanya untuk waktu satu bulan? Semoga kita semua dapat terus berbuat baik dan senantiasa mendapat ridho juga petunjuk dari Allah SWT. Aamiin.

RRs
Ramadhan dan Produktivitas  Ramadhan dan Produktivitas Reviewed by LPM Gemercik on Saturday, May 27, 2017 Rating: 5

Fashion

Close