MUMAS; Ajang Besar Demokrasi Mahasiswa Fisip Unsil Menghasilkan Ketua BLM Dan BEM Fisip Unsil

Badan Legislatif Mahasiwa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Siliwangi sukses mengadakan Musyawarah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Siliwangi. Adapun jalannya persidangan berlangsung dari hari Sabtu, 13 Mei 2017 sampai hari Minggu, 14 Mei 2017 dan bertempat di RKU Gabungan FISIP UNSIL. Kegiatan yang berlangsung untuk kemajuan organisasi mahasiswa FISIP ini memang sempat berlangsung alot dikarenakan kondisi quorum memanas atas sulitnya penyatuan persepsi. Namun meskipun demikian, persidangan tetap berjalan dan selesai sesuai keputusan quorum. 


Persidangan yang dipimpin oleh Presidium I, Muhammad Hilmy ini sempat mengalami ketegangan sebelum pemilihan Ketua Badan Legislatif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Tapi pada akhirnya pemilihan Ketua BLM FISIP dan BEM FISIP ini berlangsung hikmat hingga dihasilkan ketua terpilih. 


Pemilihan yang dilakukan dengan asas demokrasi ini menghasilkan Ketua Badan Legislatif Mahasiwa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yakni, Cep Iiz Mastur Susilo dan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yakni, Dwiki Yulian Reynaldi dengan perolehan suara masing-masing 39 suara dan 34 suara dari total pemilih 72 orang.


Dwiki Yulian Reynaldi (Ilmu Politik, 2015) selaku ketua BEM FISIP yang terpilih mengaku berkeinginan untuk menjadi bagian dari generasi perubahan bagi FISIP ke arah yang lebih baik, seperti visinya yakni terwujudnya FISIP harmonis, progresif dan komunikatif. Menurut Dwiki, pemilihan tersebut berjalan lancar meskipun ada beberapa kendala, namun baginya, niat yang baik akan memberikan jalan yang baik pula untuk dilewati. Dwiki mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh keluarga mahasiswa FISIP UNSIL yang telah berjuang bersama serta memberikan berbagai bentuk dukungannya dan teruntuk kedua orang tuanya yang selalu mendukung serta mendampingi dia, karena atas restu mereka, Dwiki bisa seperti saat ini. 


"Semoga apa yang menjadi cita-cita seluruh keluarga Mahasiswa FISIP UNSIL untuk melangkah ke arah yang lebih baik bisa terwujud, amin. Karena apa yang menjadi cita-cita seluruh keluarga mahasiswa FISIP UNSIL merupakan cita-cita Ormawa FISIP juga," harap Dwiki.


Cep Iiz Mastur Sosilo (Ilmu Politik, 2015) selaku ketua BLM FISIP yang terpilih pun berkeinginan ormawa FISIP khususnya BLM menjadi lebih baik. Selain itu dorongan dari rekan-rekannya untuk mengemban amanah jadi ketua BLM menjadi salah satu alasan ia mengajukan diri menjadi ketua BLM FISIP. Sesuai dengan visinya yakni terwujudnya BLM sebagai lembaga legislatif yang profesional, aktif, aspiratif, intelektual dan inovatif, yang berasaskan kekeluargaan dalam melakukan tugas dan melayani mahasiswa. 


Cep Iiz pun terbuka bahwa ia terkendala ketika ingin menjadi bakal calon ketua atas beberapa alasan yang tidak disebutkan. "Tapi untuk keseluruhan alhamdullilah, berkat dukungan dan dorongan serta doa rekan-rekan yang sama-sama ingin dan setuju, mau menjadikan saya ketua BLM, ya alhamdullilah saya bisa sama-sama mengemban amanah menjadi ketua BLM," jelasnya. Ia menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya dan seikhlas-ikhlasnya pada Allah SWT, ibunya, keluarga di rumah, rekan-rekannya, kakak tingkat, adik tingkat, alumni, senior di fakultasnya berkat restu, doa serta dukungan hingga ia bisa menjadi ketua BLM FISIP. 


Ia pun berharap kepada Ormawa FISIP, "Ya kepada Ormawa FISIP sebagai apa yang tertuang di AD ART menjadi ormawa yang independen, yang amanah, yang memang bergerak, berjalan, melihat, mendengar atas keikhlasan dan semoga FISIP, ormawa dan juga kelembagaan FISIP serta rekan-rekan sama-sama menuju ke arah yang lebih baik seterusnya harapan besar terhadap FISIP semoga tetap kekeluargaan, persaudaraan tetap terjaga meskipun tidak disadari konflik di dalam maupun di luar forum selalu ada tapi ya itu tidak akan memudarkan apa yang menjadi jargon kita, yaitu FISIP SATU.''


Aldie Rizky Rhaamdhony (Ilmu Politik, 2015) selaku Ketua Pelaksana MUMAS FISIP UNSIL tahun 2017 mengaku bahwa sebenarnya tidak ada kendala dalam kegiatan Mumas ini. Segala dinamika dan konflik yang terjadi di dalam ruang persidangan itu hal yang lumrah. "Alhamdulillah mumas sendiri dapat selesai, sesuai dengan waktu yang diestimasi panitia khusus MUMAS, yaitu pada hari Minggu. Meskipun tadinya kami memprediksikan MUMAS dapat beres pada Minggu siang tetapi pada kenyataannya baru selesai sekitar pukul 11 malam," jelas Aldie. 


Aldie pun menjelaskan bahwa yang berperan penting dalam kegiatan ini ialah rekan-rekan dari panitia khusus musyawarah mahasiswa yang terus berjuang bersama hingga acara MUMAS dapat berjalan dengan lancar dan selesai pada hari Minggu kemarin. "Dan tentunya teman-teman dari mahasiswa aktif FISIP yang berpartisipasi dalam MUMAS dari pembukaan hingga akhir. Saya sangat, sangat, sangat mengapresiasi teman-teman mahasiswa yang sudah ikut berpartisipasi dalam acara MUMAS," katanya. 

"Semoga Ormawa FISIP kedepannya dapat semakin baik dan baik lagi semoga ketua terpilih dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan profesional demi kemajuan Ormawa FISIP dan visi misi yang disampaikan di MUMAS dapat terealisasi dengan baik," harapnya. 


"Mahasiswa itu bukan hanya duduk di belakang bangku kuliah pun bangku kajian, tapi ikut mengabdi dalam kegiatan kemahasiswaan untuk menunjukan bahwa mahasiswa itu bentu abdi negara" -IMR-


Iftihal Muslim Rahman
MUMAS; Ajang Besar Demokrasi Mahasiswa Fisip Unsil Menghasilkan Ketua BLM Dan BEM Fisip Unsil MUMAS; Ajang Besar Demokrasi Mahasiswa Fisip Unsil Menghasilkan Ketua BLM Dan BEM Fisip Unsil Reviewed by LPM Gemercik on Sunday, May 21, 2017 Rating: 5

Fashion

Close