Puisi: Ah.. Entahlah

gambar: Alterhyalos.wordpress.com

Membendung amarah yang meluap di dasar hati
Selalu terpikir untuk menjadi hal yang tidak mungkin
Amarah yang tidak pernah surut
Seolah siap di tenggelamkan hati yang ada

Sinar hatiku satu minggu ini tertutup kegelapan
Aku mencoba berfikir dan terus berfikir
Ternyata ada kesalahan
Sebenarnya ini bukan tentang amarah, bukan itu

Karena aku tahu bahwa semua manusia pasti memiliki amarah
Dan kali ini aku dan dirimu yang merasakan
Aku menyadari bahwa amarah dan kemarahan
Benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan diri seseorang

Sekejap saja,
lalu rasanya mampu membuatku menjadi sedih
Hatiku seperti tidak ditempatnya
Dan tubuhku serasa kosong

Apakah kau tahu?
Diri ini rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang
Pada air mata yang jatuh berkali-kali
Aku selipkan salam rindu

Dan aku hendak mengeluh
Rasanya terlalu sakit ketika hari-hariku tanpa kehadiranmu
Mereka mengira bahwa aku kekasih terbaik bagimu
Tapi tanpa mereka sadari

Bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang terbaik
Kau ajarkan kesetiaan sehingga aku setia
Kau ajarkan aku arti cinta sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini
Dan aku menyadari

Bahwa rasa cinta dan kasih sayang bisa mengalahkan semuanya
Entahlah.. Mungkin ini bagian dari sekenario-Nya

Dilla Fadilatunnisa

Puisi: Ah.. Entahlah Puisi: Ah.. Entahlah Reviewed by LPM Gemercik on Saturday, March 18, 2017 Rating: 5

Fashion

Close