MAM UNSIL 2016: Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) DEM-US Diterima Bersyarat



Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) dari Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas Siliwangi (DEM-US) Periode 2016 resmi diterima dengan syarat dalam Musyawarah Akbar Mahasiswa (MAM) Universitas Siliwangi pada hari Sabtu, 19 November 2016 pukul 23.45 WIB bertempat di Ruang Rapat Rektorat Lantai 2 Universitas Siliwangi. 

Sidang dihadiri oleh 8 fraksi yang terdiri dari delegasi Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) tiap fakultas dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas Siliwangi. Namun dalam fraksi UKM hanya terdapat 4 UKM yang menghadiri setelah sebelumnya ada 6 UKM yang duduk mewakili UKMnya. 6 UKM tersebut ialah Pers Mahasiswa, Khaniwata, Korps Suka Rela, Kader Anti Narkoba, Karate dan Tenis Meja namun hingga sidang ke-6 hanya UKM Pers Mahasiswa, Khaniwata, Korps Suka Rela dan Kader Anti Narkoba yang menghadiri sidang. 

Pelaporan dilaksanakan selama 2 hari berturut-turut pada tanggal 14-15 November 2016 bahkan hingga sidang dipending ke tanggal 19 November 2016 masih ada yang perlu dilaporkan oleh Presiden Mahasiswa beserta kabinetnya sehingga sidang berjalan cukup lama hanya untuk LPJ DEM-US. 

Bahkan pada penentuan diterima atau ditolaknya LPJ pun mengalami banyak perdebatan. Selain karena 2 fraksi yang menolak LPJ tersebut, konsideran atau pertimbangan yang menjadi dasar penetapan keputusan pun menjadi alasan lamanya keputusan diambil. Dalam draft sidang yang tertera, hanya ada 2 keputusan, yakni diterima atau ditolaknya LPJ. Sehingga hasil dari 6 fraksi yang menerima dengan syarat LPJ tersebut merasa perlu adanya perubahan pada draft sidang tersebut. 

Akhirnya draft sidang diubah dengan adanya diterima bersyarat dan kuorum sepakat untuk menerima LPJ dengan syarat. Syarat tersebut ialah perbaikan LPJ dan lampiran laporan rincian keuangan, batasan waktu 1 minggu mulai dari tanggal 19 November 2016 ini, dibentuknya kuorum kembali seperti kuorum MAM untuk menyikapi revisi LPJ serta publikasi hasil revisi LPJ kepada seluruh ORMAWA dan UKM. 

Program kerja yang terealisasi dari DEM UNSIL ini cukup banyak, namun ada beberapa program yang memang tidak terealisasi, salah satu sebabnya ialah waktu yang berbenturan antar satu menteri dengan kegiatan menteri yang lain. Presiden Mahasiswa mengungkapkan bahwa sistem dimana semua kabinetnya harus masuk dalam kepanitiaan merupakan kendala yang sangat berat sehingga banyak program kerja yang harus di cut. 

Program kerja yang tidak terealisasi ialah upgrading dari Kementerian Manajemen Sumber Daya Kabinet, kaderisasi dan duta kampus dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Mahasiswa, halal bihalal Ormawa dari Kementerian Agama, membuat formalin (Forum Komunikasi Lintas) BEM universitas daerah maupun luar daerah dari Kementerian Luar Kampus, gerakan kewirausahaan nasional dari Direktorat Kewirausahaan dan program dari Direktorat Kesenian dan Kreatif yang semua programnya tidak teralisasi yakni pembuatan kerajinan dan disnatalis UNSIL 2016. 

Panji selaku Presiden Mahasiswa menjelaskan bahwa program kerja dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Mahasiswa yakni duta kampus tidak bisa terlaksana. “Saya sudah sempat bilang sama Subhan kalau program ini perlu biaya yang sangat besar dan kecil untuk teralisasi, tapi dia merasa mampu dan akhirnya tidak teralisasi, karena kan semua menteri saya dipersilakan membuat program kerjanya masing-masing, kemudian ditambah program yang memang sudah ada dan bersama kita rapatkan.” 

Adapun program kerja dari Kementerian Sosial, Politik dan Hukum yakni bakti sosial dikerjakan oleh Kementerian Pengabdian Masyarakat karena tidak adanya menteri tersebut. Panji Pandi Pandami pun menjelaskan master programnya yakni dari Kementerian Riset dan Pengembangan. Programnya ialah program survei dan pendataan di lingkungan kampus dan di lingkungan masyarakat (SUPEL UNSIL 2016) dan program data terbuka Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas Siliwangi (DATER UNSIL 2016). 

Menurut Jejen selaku Ketua Dewan Legislatif Mahasiswa Universitas Siliwangi, pelaporan secara real dari DEM US adalah 5 hari sebelum MAM berlangsung, hal ini juga menjadi salah satu penyebab hampir ditolaknya LPJ DEM US. “Kita sebagai legislatif harus mengcrosscheck terlebih dahulu kan, dari legislatif sudah beberapa kali memberikan penegasan, menyampaikan koordinasi kepada eksekutif mengenai hal-hal yang harus diindahkan” jelas Jejen. 

Selain itu Standar Operasional Prosedur (SOP) kurang diindahkan sehingga LPJ dinilai masih kurang baik. “Saya masih kurang menerima LPJ DEM karena saya merasa sebagai lembaga tertinggi bagian legislatif sejauh ini kita pun merasa kecewa juga terhadap kinerja eksekutif seperti pelaporan,” tambahnya. 

Namun pada akhirnya hasil kuorum dalam persidangan tetap dinilai sah yakni dengan diterimanya LPJ DEM-US secara bersyarat dan harus memperbaiki LPJ tersebut hingga waktu yang ditentukan. Seperti dalam kesepakatan kuorum bahwa jika LPJ tidak diperbaiki, maka sanksi sosial lah yang akan berlaku terhadap Presiden Mahasiswa Universitas Siliwangi beserta Kabinetnya. 

Presiden Mahasiswa Universitas Siliwangi, Panji Pandi Pandami beserta kabinetnya berterima kasih atas kepercayaan warga Universitas Siliwangi selama satu periode ini dan setelahnya bersalaman dengan seluruh fraksi dan panitia khusus MAM beserta Dewan Legislatif Mahasiswa Universitas Siliwangi (DLM-US) sebelum meninggalkan ruang sidang. 

(Iftihal Muslim Rahman)

“Modal bukanlah kejahatan, ia baru akan menjadi kejahatan kalau disalahgunakan” –Mohandas K. Gandhi-
MAM UNSIL 2016: Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) DEM-US Diterima Bersyarat MAM UNSIL 2016: Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) DEM-US Diterima Bersyarat Reviewed by LPM Gemercik on Monday, December 12, 2016 Rating: 5

Fashion

Close