Biografi Charlie Chaplin – Meneladani Kesuksesan Charlie Chaplin

Charlie Chaplin adalah seorang aktor komedi multi-talent yang sangat terkenal dalam sejarah perfilman hollywood yang masih hitam putih. Beliau tepatnya lahir di East street, Walworth, London, Inggris pada tanggal 16 April 1889. Komedian sekaligus artis ini melampaui masa sulit saat kecilnya. Bahkan, dia sempat mengalami beberapa kali kegagalan walaupun bakat komedinya sangat luar biasa.



Orang tua Chaplin bercerai ketika ia masih kecil, Ibunya berjuang mencari nafkah sebagai seorang penyanyi walaupun dengan upah yang sangat kecil. Pernah suatu ketika ibunya sedang bernyanyi diatas panggung, tiba-tiba ia kehilangan suaranya. Semua penonton bersorak mengejeknya. Tapi diatas panggung itu sudah ada anak kecil yang kemudian bernyanyi sebisanya dengan muka polos dan lucu sambil berjoget. Penonton yang awalnya mengejek ibu dari anak ini perlahan-lahan mulai bersorak sorak gembira bahkan banyak yang tertawa melihat anak kecil ini. Dan anak kecil ini ini adalah Charlie Chaplin.

Namun sang Ibu kemudian menjadi gila, karena terlalu menderita menahan beban hidupnya. Saat itu Charlie Chaplin tinggal bersama kakaknya, mereka berdua bahu membahu mencari nafkah untuk hidup. Chaplin bekerja untuk anak miskin, bahkan ia pernah menjadi anak jalanan. Untuk mempertahankan hidupnya, ia bekerja sebagai tukang antar belanjaan bagi seorang pemilik kelontongan, menjual bunga, bekerja sebagai pembantu, menjual surat kabar dan menjual barang bekas. Walau begitu ia mempunyai sebuah impian. “SUATU SAAT NANTI AKU HARUS MENJADI AKTOR BESAR DAN TERKENAL” begitulah gumamnya

Memulai karir sebagai aktor

Ketika ia berusia 12 tahun, ia mengetok pintuk sebuah kantor agen aktor. Ia menawarkan diri sebagai pemain sandiwara atau film. Ia kemudian diterima sebagai aktor dengan peran sebagai pengantar surat kabar. Chaplin sangat senang karena ia dipakai oleh sebuah film. Ini adalah jalan pertamanya menuju sukses. Peran Chaplin di film tersebut begitu menonjol dan dipuji walau sebenarnya filmnya sendiri tidak begitu laku dan karir aktingnya tidak begitu berjalan mulus.

Ketika berusia 17 tahun, ia pergi melakukan audisi untuk peran komedi yang ia tulis sendiri. Harapannya begitu besar. Ia bayangkan dirinya terkenal saat itu dan menjadi kaya raya. Ia akan membeli mobil mewah dan rumah yang besar. Menjadi raja komedi dan disanjung-sanjung semua orang, begitulah gumamnya.

Akhirnya tibalah saatnya untuk Chaplin tampil untuk sandiwara sendirinya, akan tetapi dugaannya justru meleset. Ia malah diteriaki penonton bahkan disuruh untuk turun dari panggung sebelum sandiwaranya itu selesai. Setelah itu ia merenungkan kegagalannya itu, ia sadar bahwa sandiwaranya itu kurang orsinil yang membuat penonton kurang menyukai sandiwaranya itu. Chaplin sedih dan kecewa. Ia merenungi semua kegagalannya, namun kemudian ia bangkit lagi untuk mencoba. Suatu hari ia diundang untuk berperan dalam sebuah film, sebelum ia memerankan perannya, terlebih dahulu ia mengoreksi kekurangan pemain lain, dan ia tahu kekurangannya apa dan menerapkan ke dirinya. Dalam film, Chaplin sukses memerankan dengan baik bahkan kali ini ia sukses besar, Chaplin berakting dengan sepenuh hati.

Chaplin berhasil menciptakan tokoh yang unik yang sangat sulit ditiru oleh siapapun. Ia sering mengekpos dan menyindir kondisi sosial lewat peran-peran yang dimainkannya. Chaplin membintangi 81 film dalam karirnya berakting. Kebanyakan filmnya ditulis olehnya sendiri dan ia juga yang menjadi sutradaranya. Kehidupan Charlie Chaplin pun berubah, dari anak miskin, gelandangan menjadi orang terkenal, aktor terkenal, banyak uang dan dikagumi oleh banyak orang sama seperti impiannya dahulu.

M. Rivaldi
Biografi Charlie Chaplin – Meneladani Kesuksesan Charlie Chaplin Biografi Charlie Chaplin – Meneladani Kesuksesan Charlie Chaplin Reviewed by LPM Gemercik on Thursday, December 08, 2016 Rating: 5

Fashion

Close